Wanita Ini Menangis Mohon Polisi Izinkan Pulang Kampung, Alasannya Bikin Iba

oleh -35 views
Wanita Menangis (Foto: Instagram @manaberita)

POLITIK-Pemerintah melarang masyarakat mudik Lebaran 2021. Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan virus corona. Maklum, pandemi Covid-19 belum juga reda.

Meski demikian, masih banyak warga yang mengabaikan larangan itu. Buktinya, di jalanan masih banyak warga yang berusaha pulang kampung meski aparat telah melakukan penyekatan di berbagai ruas.

Baca: Benarkah Pulkam sama dengan Mudik? Jadi Ingat Jokowi

Penyekatan juga terjadi di jalanan kawasan Tangerang, Banten. Polisi yang sedang berjaga pun mendapati seorang wanita yang hendak mudik. Wanita bermotor itu pun diminta putar arah dan kembali ke asal. Namun tiba-tiba ia malah menangis.

Dilansir dari akun Instagram @manaberita, Rabu 5 Mei 2021, terlihat wanita itu diberhentikan oleh pihak polisi saat melintas di wilayah Tangerang, Banten. Ia diketahui hendak mudik ke Lampung.

Tak hanya melanggar larangan mudik, ternyata wanita itu juga tidak memiliki surat bebas Covid-19 sehingga ia menangis. Alasan mudiknya pun membuat banyak orang miris. 

Ternyata, akibat pandemi Covid-19 yang menerpa Indonesia dan dunia, membuat wanita itu terkena PHK dan tidak ada lagi pemasukan. Ia pun meminta polantas untuk mengizinkannya melintas.

Merasa iba dengan wanita tersebut, anggota kepolisian akhirnya memperbolehkan wanita itu untuk melanjutkan perjalanannya menuju kampung halaman.

Para netizen pun memberikan beragam komentar atas video tersebut. Banyak dari mereka yang salut dengan kebaikan anggota kepolisian.

” Ya ampun kasian???? makasih pak pol udaa pengertian ????,” tulis salah satu akun netizen.

” Love you paaak..kadang bekerja pake hati nurani itu perlu. Semoga Allah mudahkan juga segala urusan bapak, dan juga mba nya ??,” sambung akun lain.

” Semoga lancar perjalanan mbak nya sampe kampung halaman dan pak polisi nya semoga panjang umur banyak rejeki dan sekeluarga selamat dunia akhirat. Aamiin,” imbuh akun netizen. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.