Megawati: PDIP dan NU Berjalan Beriringan, PCNU Kota Cirebon Doakan Fitria Pamungkaswati Jadi Walikota Cirebon

oleh -5 views
Rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-48 dan memperingati Harlah NU ke-95, penanaman pohon dan bersih sungai di Sungai Cikalong Larangan Harjamukti. Dihadiri Ketua PCNU Kota Cirebon Kyai Yusuf didampingi Banser Kota Cirebon (Foto: Facebook Fitria Pamungkaswati)

CIREBON – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengklaim partainya dan Nahdlatul Ulama (NU) selalu berjalan beriringan. Menurut dia hal ini tak lepas dari kedekatan antara Soekarno dengan NU.

Sebagai putri dari proklamator kemerdekaan Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati memastikan akan meneruskan kedekatan Bung Karno dengan beberapa pendiri NU, seperti Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah, serta seluruh warga nahdliyin.

“Kedekatan Bung Karno dengan kiai dan warga nahdliyin itu akan saya teruskan dalam tindakan dan telah saya amanatkan dengan seluruh kaum nasionalis juga para kader dan simpatisan PDI Perjuangan,” tutur Megawati dalam Kegiatan Peringatan Harlah NU ke-95, Minggu, 31 Januari.

Megawati mengaku tidak pernah lupa, bagaimana dukungan besar warga nahdliyin pada kepemimpinan Bung Karno dengan pemberian gelar yaitu Waliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah yang disahkan dalam Muktamar NU di Surabaya pada 1954.

Di samping itu, Megawati meyakini,  jika PDIP dan NU dapat terus berjalan beriringan, maka segala ancaman kebangsaan untuk Indonesia pasti bisa diatasi.

“Saya yakin jika PDIP dapat berjalan beriringan dengan NU, maka segala ancaman kebangsaan pasti bisa diatasi,” ucapnya.

Terpisah, PDI Perjuangan Kota Cirebon juga diharapkan bisa memenangkan Pilkada Kota Cirebon atau Pilwalkot Cirebon mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PCNU Kota Cirebon KH Yusuf. Dirinya mengatakan, PDI Perjuangan telah membuktikan kerja nyatanya di masyarakat.

“Secara khusus di Kota Cirebon, DPC PDI Perjuangan juga terus melakukan kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat,” katanya.

Pada 2-3 tahun ke depan, kata dia, semoga PDI Perjuangan menjadi pemenang pada pemilu di Kota Cirebon.

“Semoga wali kotanya dari PDI Perjuangan,” ungkapnya saat menghadiri kegiatan kerja Bhakti PDI Perjuangan di kawasan Taman Belajar Cikalong (Tabalong), Minggu (31/1).

KH Yusuf juga mendoakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cirebon, Fitria Pamungkaswati menjadi sebagai Walikota Cirebon mendatang.

“Saya juga mendoakan ibu Fitria Pamungkaswati sebagai Wali Kota Cirebon,” ucapnya.

Menurut Ketua PC NU Kota Cirebon, visi dan misi PDI Perjuangan sama dengan Nahdhatul Ulama.

PDI Perjuangan merupakan partai yang menjunjung tinggi kebangsaan dan berkomitmen menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

PDI Perjuangan juga sangat mengedepankan toleransi, kebersamaan, gotong royong serta peduli pada kemanusiaan.

Hal ini pun yang dimiliki dan di kedepankan oleh Nahdlatul Ulama (NU). NU dan PDI Perjuangan mempunyai banyak kesamaan. Kemiteraan juga telah lama dibangun dalam membangun bangsa,.

KH Yusuf menyebutkan, PDI Perjuangan mempunyai istilah jas merah yang berarti jangan melupakan sejarah, maka perlu dipadukan dengan jas hijau yang berarti jangan melupakan ulama.

“Jangan lupa jas merah dan jas hijau, mari kita kawal NKRI. Kita jaga toleransi dan keberagaman. Kader NU dan PDI Perjuangan harus solid, jangan mau diadudomba,” pungkasnya. (rdh/wb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.