Majelis Hakim: Habib Rizieq Tokoh Agama yang Dikagumi Dapat Memberikan Edukasi Kepada Umat Islam

oleh -41 views
Majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Suparman Nyompa dalam pertimbangannya menyatakan, Habib Rizieq dan lima mantan pimpinan FPI lainnya bersalah dan melanggar protokol kesehatan saat pandemi Covid-19 dan mengakibatkan kerumunan massa dalam peringatan Maulid Nabi serta pernikahan putri keempatnya tahun lalu.

POLITIK-Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur telah memvonis eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) dengan pidana denda Rp20 juta subsider 5 bulan penjara dalam perkara kerumunan di Megamendung. 

Baca: Tidak Dipenjara, Habib Rizieq Shihab Divonis Denda Rp20 Juta Kasus Kerumunan Megamendung

Dalam putusannya, Hakim membacakan beberapa hal yang memberatkan dan meringankan Habib Rizieq sebagai terdakwa perkara ini.

Hal-hal yang dianggap meringankan antara lain karena Habib Rizieq dinilai hakim telah menepati janji untuk mencegah simpatisannya datang saat sidang.

“Hal-hal yang meringankan adalah Rizieq menepati janjinya mencegah simpatisan tidak datang saat pemeriksaan sehingga sidang berjalan lancar,” tutur Hakim Suparman Nyompa dalam ruang sidang utama PN Jakarta Timur, Kamis (27/5).

Selain itu, Habib Rizieq juga dianggap sebagai tokoh agama yang dikagumi sehingga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada umat Islam ke depannya. “Untuk patuh pada peraturan pemerintah demi kemaslahatan masyarakat,” lanjutnya

Selain itu, hakim juga menjelaskan alasan yang memberatkan Habib Rizieq Shihab. Yakni dinilai tidak mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19, terutama di Kabupaten Bogor.

“Hakim memaparkan hal-hal yang memberatkan Rizieq Shihab adalah tindakannya tidak mendukung pemerintah dalam mencegah Covid-19,” sambung Suparman.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis kepada Muhammad Rizieq Shihab dalam perkara kasus kerumunan massa di Megamendung. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.